Cerita ini lucu, menggelitik skaligus mengena.......smoga manfaat
Seorang lelaki berdoa: "Oh Tuhan, saya tidak terima. Saya bekerja begitu keras di kantor, sementara istri saya enak-enakan di rumah. Saya ingin memberinya pelajaran, tolonglah ubahlah saya menjadi istri dan ia menjadi suami."
Tuhan merasa simpati dan mengabulkan doanya. Keesokan paginya, lelaki yang telah berubah wujud menjadi istri tersebut, terbangun dan cepat-cepat ke dapur menyiapkan sarapan. Kemudian membangunkan kedua anaknya untuk bersiap-siap ke sekolah.
Sabtu, 19 Maret 2011
Emansipasi pria
Diposting oleh
Ridh1_muslim
di
20.42
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Kisi2
Zikrulmaut
Pernahkah kita berhenti sejenak & bertanya pada diri kita sendiri, apa yang terjadi pada kita di malam pertama ketika kita meninggal?
Diposting oleh
Ridh1_muslim
di
08.48
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Ibroh
Antara Ibu dan kita
Nasihat yang diimplisitkan dalam kisah pendek antara ibu dengan anak. Seorang ibu yang telah bersusah payah “menggembol” embrionya selama 9 bulan bahkan bisa lebih. Menahan sakit dan berada antara hidup dan mati tatkala melahirkan. Menahan kantuk yang sangat tatkala menenangkan bocahnya yang terjaga di larut malam, Menahan marah tatkala si anak melukai hatinya. Menahan tangis tatkala merindukan buah hatinya. Itulah seorang Ibu..Sedangkan Anak… Taukah kita.. anak itu seperti apa..??? Pasti kita tau, dan di antara kita pasti berbeda.. Karena kita adalah anak. Tetap menjadi anak dari seorang Ibu. Untuk selamanya.
Diposting oleh
Ridh1_muslim
di
08.02
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Ibroh
Bidadariku........
Kusebut ia “bidadari“.
Sosoknya telah mengisi hari-hariku semenjak dua tahun berlalu. Mengisi hari-hariku dengan senyum sejuknya. “Bidadari” ku hadir dengan ketenangannya tatkala ketergesaan melanda. “Bidadari” ku hadir dengan kelembutannya tatkala kekerasan menimpa. “Bidadari” ku hadir dengan kepercayaannya tatkala isu menerpa.
“Bidadari” ku menyapaku dengan senyum sejuknya di sela-sela kepenatan otakku, “Tidak istirahat dulu Abang…”, lembut dan sahaja. Segera kepenatan itu menghambur, terbang dengan senyum sejuknya. Berganti dengan sejuk, mengubah kerutan di keningku menjadi senyuman lebar balasan untuk “bidadari” ku.
Sosoknya telah mengisi hari-hariku semenjak dua tahun berlalu. Mengisi hari-hariku dengan senyum sejuknya. “Bidadari” ku hadir dengan ketenangannya tatkala ketergesaan melanda. “Bidadari” ku hadir dengan kelembutannya tatkala kekerasan menimpa. “Bidadari” ku hadir dengan kepercayaannya tatkala isu menerpa.
“Bidadari” ku menyapaku dengan senyum sejuknya di sela-sela kepenatan otakku, “Tidak istirahat dulu Abang…”, lembut dan sahaja. Segera kepenatan itu menghambur, terbang dengan senyum sejuknya. Berganti dengan sejuk, mengubah kerutan di keningku menjadi senyuman lebar balasan untuk “bidadari” ku.
Diposting oleh
Ridh1_muslim
di
07.55
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Kisi2,
Sang Idola
Miskin
Alkisah di sebuah sekolah dasar, tercatatlah seorang siswa kelas satu. Sebut namanya Bakar. Ia anak konglomerat ternama.
Bukan cuma bapaknya yang pedagang besar. Kakek moyangnya pun demikian. Mereka adalah rezim saudagar terkenal sejak era abad pertengahan. Ketika Pires berkata, ''Tuhan menciptakan Timor untuk pala, Banda untuk lada, dan Maluku untuk cengkih,'' di sanalah kakek moyang Bakar berperan.
Bakar masih menikmati warisan kebesaran itu. Ia bersekolah di SD unggulan berstandar internasional dan bilingual, sekitar 2 kilometer dari rumah (mobil senilai Rp 1 miliar yang ia pakai hanya mencatatkan perjalanan 4 kilometer setiap hari). Seorang sopir dan ''baby sitter'' mengantar dan menungguinya setiap hari saat ia belajar.
Laiknya sekolah mahal dan unggulan lainnya, mengarang adalah pelajaran yang diposisikan amat penting di SD tersebut. Anak-anak didik, sejak kelas satu, sudah dilatih untuk mengekspresikan isi kepala mereka dengan kata-kata yang tertata baik, namun dengan isi yang mencerminkan kebebasan pikiran.
Diposting oleh
Ridh1_muslim
di
07.43
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Ibroh
Jumat, 18 Maret 2011
Jadilah pribadi yg selalu dirindukan kehadirannya
Kehadiran Anda akan selalu dirindukan orang,apabila Anda:menggunakan nama yang baik, berbicara dengan bahasa yang indah,dan berlaku dengan cara-cara yang ramah di hati orang lain.
Dan jika mungkin, jadikanlah kehadiran Anda sebagai pengindah waktu mereka.
Maka indahkanlah nama Anda, tutur kata, dan cara-cara Anda dalam membawa diri.
Sebutlah nama orang lain dengan nada yang penuh kebaikan, dan senangkanlah mereka dengan menyampaikan terima kasih, pujian, dan anjuran ramah yang membangun.
Pastikanlah mereka meninggalkan Anda dengan hati yang lebih bergembira daripada saat mereka datang menemui Anda.
...........
Dan jika mungkin, jadikanlah kehadiran Anda sebagai pengindah waktu mereka.
Maka indahkanlah nama Anda, tutur kata, dan cara-cara Anda dalam membawa diri.
Sebutlah nama orang lain dengan nada yang penuh kebaikan, dan senangkanlah mereka dengan menyampaikan terima kasih, pujian, dan anjuran ramah yang membangun.
Pastikanlah mereka meninggalkan Anda dengan hati yang lebih bergembira daripada saat mereka datang menemui Anda.
...........
Diposting oleh
Ridh1_muslim
di
07.29
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Kisi2
Bagi yang telah atau akan menikah
Alkisah seorang raja yang kaya raya dan sangat baik, ia mempunyai banyak sekali emas dan kuningan, karena terlalu banyak sehingga antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu. Suatu hari raja yang baik hati ini memberikan hadiah emas kepada seluruh rakyatnya, dia membuka gudangnya lalu mempersilakan rakyatnya mengambil kepingan emas terserah mereka.
Karena antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu sehingga sulit sekali di bedakan, mana yang emas dan mana yang kuningan, lalu mana yang emasnya 24 karat dan mana yang emasnya hanya 1 karat, namun ada peraturan dari sang raja, yaitu apabila mereka sudah memilih dan mengambil satu dari emas itu, mereka tidak boleh mengembalikannya lagi.
Karena antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu sehingga sulit sekali di bedakan, mana yang emas dan mana yang kuningan, lalu mana yang emasnya 24 karat dan mana yang emasnya hanya 1 karat, namun ada peraturan dari sang raja, yaitu apabila mereka sudah memilih dan mengambil satu dari emas itu, mereka tidak boleh mengembalikannya lagi.
Diposting oleh
Ridh1_muslim
di
07.19
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Ibroh








