Subscribe:

Rabu, 30 Oktober 2013

Fenomena Penyakit Telat

Sebuah persoalan klasik yang kerap kali muncul di setiap perusahaan adalah karyawan yang terlambat datang kerja. Kita sebut “klasik” karena Fenomena Penyakit Telat ini dapat menimpa perusahaan baru maupun yang sudah berumur puluhan tahun; bukan cuma karyawan biasa tapi para manajer bahkan direktur mudah terjangkit penyakit ini; selain itu, bisa ditemukan baik di barat dan di timur.
penyakit telat

Selasa, 29 Oktober 2013

Balas Dendam Positif

Di sebuah perusahaan pertambangan minyak di Arab Saudi, di akhir tahun ’40-an. Seorang pegawai rendahan, remaja lokal asli Saudi, kehausan dan bergegas mencari air untuk menyiram tenggorokannya yang kering. Ia begitu gembira ketika melihat air dingin yang tampak didepannya dan bersegera mengisi air dingin ke dalam gelas.

Belum sempat ia minum, tangannya terhenti oleh sebuahhardikan: “Hei, kamu tidak boleh minum air ini. Kamucuma pekerja rendahan. Air ini hanya khusus untuk insinyur!” Suara itu berasal dari mulut seorang insinyur Amerika yang bekerja di perusahaan tersebut.

Money Day

Money Day merupakan ubahan dari perkataan I Hate Monday.  Ketahuilah orang yang pura-pura itu diseriusi oleh Tuhan; buktinya orang yang mengatakan uang tidak penting itu selalu orang yang tidak punya uang. Setiap kebaikan itu membutuhkan biaya; memang tidak semua biaya itu bentuknya uang, ada kesungguhan, ada pengorbanan, ada kesabaran, ada ketabahan.
Maka mulai hari ini mari kita cek, apa saja yang membuat kita pribadi yang sukses duniawi yang membiayai keindahan akhirati. Karena ironis sekali jika kita menjadi orang beriman yang miskin, lalu mengharapkan bantuan dari orang tidak beriman.
mtgw money day

Kamis, 24 Oktober 2013

10 Cara Memunculkan Tantangan Kerja

Bagi Anda yang saat ini sedang mengalami kejenuhan dalam bekerja, cobalah ingat kembali masa-masa bahagia dalam pekerjaan Anda. Saat Anda bangun pagi dengan melompat, penuh gairah selama bekerja, dan mematikan lampu kantor dengan rasa enggan pulang. Dipastikan, seperti kebanyakan orang pernah mengalaminya ketika pekerjaan Anda masih baru.

Dan ternyata pekerjaan baru memberikan tantangan, sehingga menghindarkan Anda dari rasa jenuh dan kegusaran terhadap halangan dalam pekerjaan. Kita akan terus berkembang bila mampu mempertahankan gairah kerja yang tinggi seperti saat pekerjaan itu baru mulai digeluti. Caranya dengan memunculkan tantangan secara kontinu. Berikut adalah 10 Cara Memunculkan Tantangan Kerja yang bisa diaplikasikan ditempat kerja Anda:

Keyakinan itu Tak Selalu Memerlukan Bukti

Rumi pernah berkisah mengenai Isa, putra Maryam, yang sedang berjalan-jalan di padang pasir dekat Baitul Mukadis dan bertemu dengan sekelompok orang.
Mereka meminta dengan sangat agar Isa mau memberitahukan mereka Doa Rahasia yang pernah digunakannya untuk menghidupkan orang mati. Isa berkata, “Bila itu kukatakan padamu, kalian pasti menyalahgunakannya.”
Mereka berkata, “Tak perlu khawatir. Kami takkan menggunakannya untuk kejahatan. Lagipula, hal itu akan menambah keyakinan kami padamu.”
keyakinan

Kalian tak mengerti apa yang kalian minta,” jawab Isa.

Selasa, 22 Oktober 2013

Mengurangi waktu nonton TV

Sekarang ini menonton TV sudah menjadi kegiatan yang paling digemari oleh banyak orang, besar – kecil maupun tua – muda. Mulai pagi hingga pagi lagi tak henti-hentinya TV menayangkan berbagai program yang menarik penontonnya, sehingga sangat sulit dihindari. Ada banyak alasan mengapa kita menonton TV. Yang paling umum, terutama selepas kerja, adalah mencari hiburan penghilang kepenatan. Alasan lain adalah mendapatkan berita dan informasi menarik.
kurangi nonton tv

Senin, 21 Oktober 2013

( SUPER ) ARTIS TOP INGGRIS BELAJAR QUR'AN UNTUK BUKTIKAN KESALAHAN ISLAM, DIA MALAH JADI MUALAF

Myriam Francois Cerrah sudah sangat populer di Inggris ketika dirinya masih anak-anak. Ia adalah pemain film ‘Sense and Sensibility‘yang ngetop di era 09-an. Ketika ia memutuskan dirinya menjadi seorang mualaf, popularitas dirinya semakin melonjak. Ia adalah seorang mualaf wanita terpelajar kelas menengah di Inggris.

Myriam merujuk pada peristiwa serangan 11 September 2001 di AS sebagai motif di balik keingintahuannya tentang Islam. Itulah yang membuat dirinya menyatakan diri masuk Islam.

Ia menyebut bahwa kehidupan Nabi Muhammad (SAW) sebagai seseorang yang membuatnya termotivasi untuk mengubah karirnya.

Penghina Islam Itu Akhirnya Naik Haji


Penghina Islam Itu Akhirnya Naik Haji



SIAPA sangka orang yang pernah menghina Islam kini menunaikan ibadah haji.

The Power of "Kepepet"

Sering kali kata kepepet menjadi pemicu kekuatan dalam menentukan pilihan alternatif, dan merupakan amunisi untuk menemukan solusi terakhir bila seseorang mengalami kebuntuan dalam memecahkan suatu persoalan. Bahkan terkadang kata tersebut cenderung menjadi pilihan alasan untuk menghalalkan segala cara. Sebut saja beberapa kasus kriminal seperti pencurian, pembunuhan, dan sejenisnya, motif terjadinya kasus tersebut sering kali berdalil kepepet demi untuk mempertahankan hidup.

Minggu, 20 Oktober 2013

Agar Hidup Bahagia dan Mudah Mendapat Jodoh


Ketika manusia dihadapkan pada kehidupan ini, maka berbagai persoalan dan kemelut hidup akan menjadi sajian yang terus hangat. Dengan sifat rakus dan keinginan yang cukup tinggi, manusia berusaha untuk mendapat apa yang menjadi keinginannya. Manusia memiliki satu keinginan yang sama, yaitu hidup bahagia dan tentram mengarungi bahterah kehidupan ini. Namun sayang, terkadang apa yang diinginkan hanya mimpi belaka. Kehidupannya sering dirundung nestapa, susah, galau, resah, dan jauh dari ketentraman hidup.

Indahnya Perjalanan

Semoga awal pekan ini Anda dalam keadaan sehat, sehingga bisa mengawali berbagai aktifitas kerja sesuai target yang diharapkan.
Ilustrasi berikut semoga jadi pelajaran  buat kita semua   “Akhir pekan kemarin,” demikian kata salah seorang rekan. “Kami berlibur ke luar kota dan bermalam di tempat yang sudah lama kami angankan. Ditempat itu udaranya sejuk. Pemandangannya luar biasa cantik. Apa yang kami lihat jauh lebih indah daripada yang kami bayangkan sebelumnya. Liburan yang benar-benar menyenangkan. Suatu saat cobalah kau berkunjung ke sana.”

Jumat, 18 Oktober 2013

Deklarasi HAM di Arafah



Hak-hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Allah swt. kepada umat manusia. Karena itu, tak ada kekuasaan dan kekuatan apapun di dunia ini yang berhak mencabutnya. Meskipun demikian bukan berarti dengan hak-haknya itu seseorang dapat berbuat sekendak hatinya, sebab ia juga diharuskan menghormati dan menjunjung tinggi hak-hak asasi orang lain.
Dari sisi historisnya, umumnya para pakar sejarah Eropa berpendapat bahwa cikal bakal (embrio) lahirnya HAM di mulai pada awal-awal abad ke-12 masehi di Inggris, kemudian berkembang sampai ke negara-negara Eropa lainnya dan kemudian diikuti pula oleh negara-negara di benua Amerika. Adapun pendeklarasian HAM secara resmi baru dilakukan oleh PBB setelah berakhirnya Perang Dunia II, pada Desember 1948. Rumusan HAM yang dicetuskan PBB ini kemudian dikenal dengan The Universal Declaration of Human Rights, deklarasi universal hak-hak asasi manusia ini diumumkam sebagai suatu ‘standar pencapaian yang berlaku umum untuk semua rakyat dan semua negara’.

Cukup Dua Potong Kulit

Ada sebuah kisah menarik, seorang Maharaja akan berkeliling negeri untuk melihat keadaan rakyatnya. Sang Raja memutuskan untuk berjalan kaki saja. Baru beberapa meter berjalan di luar istana kakinya terluka karena tergores batu kecil. Sang Raja berpikir, “Ternyata jalan-jalan di negeriku ini jelek sekali. Aku harus  memperbaikinya.”
Sang Maharaja lalu memanggil seluruh menteri istana. Ia memerintahkan untuk melapisi seluruh jalan-jalan di negerinya dengan kulit sapi terbaik. Segera saja para menteri istana melakukan persiapan-persiapan yang diperlkan. Mereka mengumpulkan sapi-sapi dari seluruh negeri.
sapi

Rabu, 16 Oktober 2013

Emosi wanita.

Semua laki-laki yang sudah menikah akan tahu rasanya, tetapi kita tidak akan menjadi hebat tanpa dukungan wanita. Tanpa wanita mungkin saja hidup ini akan damai, tetapi tanpa wanita tidak akan ada kehidupan.
Jadi tidak ada tawar menawar lagi kecuali kita memuliakan wanita, yang hitungannya 3x lebih besar dari laki-laki (ayah kita).
Emosi wanita juga kalo kita kenali, tidak akan banyak lagi laki-laki yang lama sendiri; karena jika Anda tahu jalan-jalan wanita, Anda akan menajdi laki-laki yang sangat diinginkan. Sangat banyak contoh dimedia tentang wanita-wanita hebat yang ditipu oleh laki-laki biasa, apalagi oleh kita laki-laki hebat yang tahu caranya.

emosi wanita
 
Jangan jatuh cinta kepada topeng.
Wanita yang menarik, tidak perlu cantik.
Wanita yang cantik, belum tentu menarik.

Bangun Lebih Pagi Itu Ajib

Sahabat SalamSuper.Com, Sebagian besar dari kita ketika bangun tidur terkejut karena waktu sudah telat. Lalu terburu-buru mereka mandi dan bersiap berangkat kerja. Kegiatan pagi hari menjadi saat yang menyibukkan dan penuh ketergesaan. Padahal siang hingga petang nanti mereka akan mengalami hal yang sama di tempat kerja. Begitu terus sepanjang pekan. Hari Minggu menjadi hari yang dinanti-nanti. Oh, betapa melelahkan hidup ini.
Jika keseharian Anda terbiasa bangun kesiangan cobalah bangunlah lebih pagi. Awali latihan ini dengan bangun setengah jam lebih pagi, kemudian satu jam hingga akhirnya anda bangun lebih pagi dari matahari. Untuk pertama kalinya, tubuh akan menolak. Kantuk masih melekat di pelupuk mata. Dan Anda ogah-ogahan bangkit dari tempat tidur. Tapi, percayalah bangun pagi tidak akan merugikan kesehatan Anda. Justru anda akan mengalami pengalaman yang luar biasa dalam mengawali hidup hari ini.
bangun pagi itu ajib
Begitu Anda terbangun, sampaikan salam dan syukur pada sang Pencipta yang masih memberi kesempatan menjalani kehidupan. Kemudian, mandilah atau sekedar membersihkan tubuh supaya segar dan membuang kantuk jauh-jauh. Siapkan secangkir teh atau kopi hangat. Hirup perlahan-lahan dan nikmati aroma alami yang ditebarkan. Bila hari masih gelap, Anda bisa melanjutkan kegiatan pagi itu dengan membaca novel klasik, menyusun puisi atau membuka koleksi foto keluarga.
Percayalah keheningan pagi akan membawa pengalaman jiwa yang menentramkan. Perhatikan, betapa Anda akan berkata dengan berbisik-bisik perlahan karena khawatir mengganggu kesunyian pagi.
Ketika matahari mulai terbit. Anda bisa melanjutkan aktivitas Anda di luar rumah. Perhatikan sekeliling rumah Anda. Hirup udara pagi dalam-dalam. Anda bisa berjalan atau berlari-lari kecil mengelilingi areal lingkungan kediaman
Anda. Mungkin anda akan bertemu dengan orang-orang yang jarang anda temui, sampaikan senyum dan salam pada mereka.

Minggu, 13 Januari 2013

Pekerjaan Wanita yang Paling Mulia

Pekerjaan wanita yang paling mulia
Tidak ada pria atau wanita yang super mulia dan super cemerlang dalam sejarah kemanusiaan, yang tidak dilahirkan oleh seorang ibu.
Kebahagiaan dan keberhasilan anak-anaknya adalah keberhasilannya, sama dengan kesedihan anak-anaknya sampai kapanpun menjadi kesedihannya.
Jangan pernah gengsi kepada kaum hawa yang berprofesi sebagai Ibu rumah tangga, karena itu adalah tugas mulia dalam kehidupan berkeluarga.
Saya teringat dengan Curahan hati Ainun Habibie :

Sabtu, 08 Desember 2012

Kalkulasi Cinta

“Capek dech…. Pembantu mudik lebaran, liburan malah main golf lah, yang pergi ketemu teman lah, nongkrong ke toko buku (kegiatan yang nggak sempet dilakukan waktu hari kerja). Nggak tau orang sedang sibuk apa ya. Ada anak-anak yang harus di urus, makannya, mandinya, cuci bajunya, bersih-bersih rumah! Enak bener jadi laki-laki!” Omel si istri uring-uringan terhadap si suami yang tidak ada di rumah.

Puncak kemarahan, saat malam hari si suami melempar baju bekas pakai dengan sembarangan, dan akhirnya pertengkaran sengit pun tidak bisa dihindarkan lagi. “Aku bukan pembantu tau! Dari dulu semua masalah di rumah ini harus aku yang ngurusin! Hari kerja, kamu enak-enakan di luar sana, bisa bercanda dengan teman-teman kantor! Bisa makan siang di restoran! Sekarang ngak ada pembantu, bukannya bantuin ngurus anak dan rumah, malah pergi nyenengin diri sendiri! Aku bener2 nggak tahan lagi!” teriakan di tengah malam pun berubah menjadi tangisan yang memilukan.

Saat Sedang Lelah, Kecewa, Sedih, dan Terpuruk, Apa yang Bisa Membuat Anda Merasa Lebih Baik?

Buat saya, perubahan mood mendadak dari kondisi senang menjadi sedih, adalah hal yang biasa. Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan kita hadapi di hari yang baru. Jadi, hari yang terasa indah di awal, kadang bisa berakhir dengan kekecewaan. Siapa pun pasti pernah mengalaminya, termasuk Anda.

Namun, saya merasa sangat beruntung sebagai orang yang telah menikah, dan dikaruniai seorang putri kecil yang cantik. Setiap saya pulang bekerja, mereka selalu menyambut saya dengan senyuman dan pelukan hangat. Rasanya, semua beban pekerjaan yang masih menyangkut di pikiran, sirna begitu saja.

Bagi saya, pelukan dan sentuhan dari pasangan, atau pun sang buah hati, berati lebih dari sekadar sentuhan biasa. Begitu sarat kasih sayang dan cinta yang tulus. Maka itu, saya tidak akan pernah meremehkan hal ini. Sebisa mungkin, sebuah pelukan singkat saya berikan kepada anggota keluarga, karena saya sendiri sudah membuktikan efek positifnya bagi jiwa saya.
Seorang terapis keluarga dari luar negeri, Virginia Satir, mengatakan bahwa untuk bertahan hidup kita membutuhkan empat pelukan dalam sehari. Untuk kesehatan, diperlukan delapan pelukan per hari. Dan untuk pertumbuhan, awet muda, dan kebahagian kita membutuhkan 12 pelukan seharinya. Menakjubkan, ya?

Pertengkaran itu selalu ada

Kehidupan perkawinan yang adem ayem selamanya bisa jadi hanya mimpi belaka. Karena, seharmonis apa pun hubungan suami-istri, pasti ada kerikil-kerikil kecil yang menghalangi. Tapi, itulah bumbu kehidupan yang harus dinikmati!
"Apa yang salah dengan kehidupan perkawinanku?" Mungkin, pertanyaan itu kerap terlintas di benak Anda sesaat setelah terjadi pertengkaran dengan pasangan. Apalagi jika selisih paham yang terjadi cukup besar sehingga membuat Anda harus "perang dingin" dengannya selama beberapa hari. Rasanya, semua beban dunia ada pundak Anda, memang berlebihan...tapi memang begitulah rasanya.
Saya rasa, tidak ada perkawinan yang bahagia sepanjang masa, dari menikah sampai maut memisahkan. Walaupun, saya tidak memungkiri, kalau kita semua berharap seperti itu saat mengucapkan janji setia sehidup semati. Namun, kita tetap harus bersiap, karena batu sandungan pasti ada dalam sebuah rumahtangga.
Apa sih yang biasanya menjadi topik pertengkaran antara pasangan? Cinta, anak, atau uang? Semuanya! Dalam setiap rumahtangga, subjek apa pun bisa menyulut perselisihan. Jujur saja, dalam kehidupan saya, yang menjadi satu-satunya sumber permasalahan adalah uang. Setiap kali pembicaraan santai di pagi, sore, atau malam hari menyinggung sedikit saja tentang uang, otot saya dan pasangan mulai menegang. Jadinya, kami berdua sering mengindahkan hal itu demi keharmonisan hubungan.
Apa pun yang menjadi topik sensitif yang "tabu" diobrolkan bersama pasangan, dengan alasan menghindari suasana yang tidak kondusif, kita tidak akan bisa menyingkirkannya selamanya. Mood yang tidak bagus, tekanan dalam pekerjaan, atau masalah lainnya, bisa menjadi pemicu pertengkaran. Salah omong sedikit saja mampu menyinggung harga diri kita.
Cara terbaik menyikapi setiap pertengkaran adalah dengan menghadapinya. Jangan menghindar! Menghindar bukanlah solusi, melainkan sebuah penundaan. Jangan takut untuk bertengkar, karena itu hal yang wajar. Justru, perkawinan akan terasa hambar tanpa adanya beda pendapat, salah paham, dan perbedaan prinsip yang menjadi bumbu keharmonisan.
Justru jadikanlah momen itu untuk ajang saling mengenal lebih dalam lagi. Jangan bersedih, karena setiap kali sebuah pertengkaran berakhir dengan damai, kita menaiki satu level baru dalam sebuah kehidupan rumahtangga. Tapi juga jangan menutup diri dari kenyataan. Karena pertengkaran yang terus-menerus terjadi, lebih lagi tanpa adanya sebab yang jelas, bisa menjadi tanda bahwa hubungan sedang tidak sehat. Lakukan cara apa pun untuk memperbaikinya. Tapi, jika menemui jalan buntu, ingatlah bahwa kita pantas dan berhak mendapatkan hidup yang berkualitas sebagai seorang individu.
Bukalah mata lebar-lebar! Di satu sisi kita harus tetap berpikir positif, di sisi lain kita juga jangan mengharapkan sesuatu bagaikan punuk merindukan bulan, mengangankan kehidupan rumahtangga yang happily ever after, layaknya dongeng Cinderella, Sleeping Beauty, atau Snow White. Pertengkaran itu akan selalu ada dan dialami setiap pasangan suami-istri, namun dengan selalu berpikir positif, pertengkaran itu bisa dijadikan motivasi untuk mewujudkan kehidupan perkawinan yang lebih baik lagi

Biskuit Gosong

Kisah nyata ini di-posting seorang tanpa nama di sebuah situs website. Rasanya, patut disimak bagi para orangtua atau anak agar mau menerima segala perbedaan / kekurangan dalam sebuah keluarga. Beginilah kisahnya:
Sewaktu aku kecil, ibuku kadang suka membuatkan kue-kue camilan untuk makan malam. Suatu malam sepulang dari kantor, ibu membuatkan biskuit. Ternyata biskuit-biskuit buatannya gosong. Meski begitu, ibu tetap menyajikan biskuit-biskuit gosong itu di depan ayahku. Aku sudah tak sabar menunggu reaksi ayahku! Tapi, yang dilakukan ayah adalah mengambil biskuit itu, tersenyum pada ibuku, dan bertanya padaku perihal sekolahku. Ayah mengoleskan mentega ke biskuit itu dan memakannya!
Ketika aku meninggalkan meja makan malam itu, ibuku meminta maaf pada ayah karena biskuitnya gosong. Dan reaksi ayahku adalah, "Sayangku, aku suka sekali biskuit gosong."
Sewaktu ayah mengantarkan aku tidur, aku bertanya apakah ia benar-benar menyukai biskuit gosong itu. Ayah memelukku dan berkata, "Ibumu sudah bekerja keras hari ini dan ia pastinya sangat lelah. Lagipula, sebuah biskuit gosong takkan membuat orang menderita."
Netter yang Bijaksana
Sungguh luar biasa sikap si ayah dalam kisah nyata ini. Sahabat, memang tiada yang sempurna dalam kehidupan ini. Begitu pula, tiada manusia yang sempurna. Terkadang kita melupakan hari ulangtahun orang-orang terdekat kita atau hal terpenting lainnya yang terkait orang terkasih kita. Tapi, sering kali hal-hal sepele ini berubah menjadi masalah besar dalam keluarga kita. Akhirnya, orangtua bertengkar pada anak-anaknya, dan begitu sebaliknya.
Kisah ini mencoba mengingatkan kita untuk belajar menerima setiap kekurangan atau kesalahan orang lain, khususnya anggota keluarga kita. Mari kita belajar untuk menghargai perbedaan tiap-tiap anggota keluarga kita. Karena itulah salah satu kunci terpenting untuk menciptakan hubungan keluarga yang sehat dan harmonis. Jangan biarkan "biskuit yang gosong" meretakkan keharmonisan dalam keluarga kita.
Jika kisah ini menginspirasi Anda, cobalah untuk membagikannya pada orang lain. Kemungkinan kisah ini membawa berkah bagi siapa pun yang Anda akan kirim